Untuk belajar dan mengenal lebih dalam tentang fotografi agar hasil foto
kamu lebih keren, kamu perlu tahu jenis-jenis fotografi. Dengan
mengetahui macam-macam fotografi, maka kamu tidak akan kebingungan mau
memotret apa karena ada banyak tema yang bisa dipilih. Pemilihan tema
sangat penting supaya kamu bisa lebih fokus dalam memotret. Dengan
demikian, foto yang dihasilkan memiliki nilai estetika dan makna yang
bisa diapresiasi oleh orang lain.
Sama dengan
portrait photography, subjek utama dalam
human interest photography adalah manusia. Namun ada hal mendasar yang membedakan keduanya.
Human interest
(HI) lebih menonjolkan sisi kehidupan dan interaksi manusia dengan
lingkungan sekitarnya dalam kesehariannya. Selain itu, lewat
moment-
moment yang dibidik, fotografer diharapkan mampu membangkitkan perasaan empati maupun simpati si penikmat foto.
Setiap orang memiliki karakteristik dan kepribadian yang unik. Itulah yang menjadi kekuatan utama
portrait photography. Bukan semata menampilkan foto orang semata,
portrait photography yang
baik mampu menangkap ekspresi, mimik, kepribadian, suasana hati
seseorang agar foto yang dihasilkan lebih berkesan. Untuk itu, wajah
seseorang menjadi fokus utama agar kesan emosional dapat dimunculkan.
Meski demikian, hal-hal lain seperti latar belakang, pencahayaan maupun
gesture juga tak bisa dilupakan.
Jika kamu melihat suatu subjek yang seolah-olah kamu melihatnya dari atas, itulah yang disebut dengan
aerial photography.
Foto-foto aerial membuat kamu layaknya seekor burung yang sedang
terbang di angkasa. Jenis fotografi ini mempunyai ciri khusus yang
sangat unik, yaitu teknik pengambilan gambar (
angle) yang
dilakukan dari atas. Untuk bisa melakukannya, sang fotografer
membutuhkan alat bantu khusus seperti drone misalnya. Cara lain yaitu
dengan naik kendaraan seperti helikopter atau pesawat.
Buat kamu penggemar musik, suka dengan pertunjukan budaya atau teater,
jenis fotografi ini pasti sangat menarik. Kamu bisa memotret secara
langsung artis atau penyanyi idola kamu saat mereka tampil di atas
panggung. Jenis fotografi ini sering disebut dengan
stage photography. Gerakan orang yang tampil di atas panggung sulit untuk diprediksi. Ditambah lagi dengan tata cahaya (
lighting) yang sering berubah-ubah. Oleh karena itu, kecepatan dalam mengambil
moment yang tepat menjadi hal penting dalam
stage photography.
Keindahan alam merupakan anugerah dari Tuhan yang sangat sayang untuk dilewatkan. Kamu bisa mempraktikkan
landscape photography dengan memotret pemandangan alam seperti pantai atau gunung. Agar hasil
landscape photography bagus, kamu perlu mempertimbangkan
moment yang tepat untuk memotret. Misalnya ketika saat matahari terbit atau tenggelam jika cuaca sedang cerah.
Memotret kehidupan alam liar di habitat aslinya sungguh menantang bagi
siapa saja. Di alam liar, kamu akan bertemu secara langsung dengan aneka
jenis hewan yang bebas berkeliaran. Tentu saja itu memberikan sensasi
tersendiri dan bisa memicu adrenalin. Apalagi jika hewan yang kamu temui
adalah satwa buas seperti si raja hutan misalnya. Jenis fotografi ini
umumnya hanya dilakukan oleh para fotografer profesional yang menjadi
kontributor sebuah media.
Objek-objek berukuran kecil seperti hewan serangga, tumbuhan atau bunga
yang berada di sekitar kita seringkali luput dari perhatian dan
pandangan mata. Namun tidak bagi para pecinta
macro photography.
Macro photography yaitu
membuat subjek berukuran kecil terlihat sangat dekat dan menampilkan
detail yang tinggi. Untuk melakukannya, kamu perlu kamera DSLR maupun
kamera
hape yang dilengkapi dengan fitur
zoom agar bisa menangkap detail subjek yang difoto.
Keindahan desain pakaian seperti baju dengan aneka motif, celana maupun aksesoris
fashion lainnya menjadi titik fokus utama dalam
fashion photography. Memang tak bisa dipungkiri, peran model menjadi signifikan dalam
fashion photography yang membuatnya sering dicampuradukkan dengan
portrait photography. Keduanya bisa saja hadir dalam waktu yang bersamaan karena sama-sama menampilkan orang. Namun, dalam
fashion photography yang menjadi penekanan adalah desain pakaian agar orang yang melihatnya tertarik untuk membeli.
Realitas yang terjadi di jalanan merupakan prinsip utama dalam aliran
street photography.
Mungkin terlihat sama dengan human interest maupun photojournalism.
Beberapa genre fotografi tersebut memang saling bertautan. Namun ada
ciri khusus yang membedakan
street photography dengan jenis fotografi lainnya.
Street photography merupakan suatu pendekatan yang berusaha menampilkan realitas sesungguhnya yang terjadi di ruang publik secara spontan.
Jenis Fotografi - Photojournalism/Journalism Photography
Jenis fotografi ini umumnya dilakukan oleh fotografer yang menjadi kontributor sebuah media. Tujuan utama
journalism photography yaitu
menyajikan foto yang memiliki cerita atau nilai berita. Kemudian, foto
tersebut digunakan untuk keperluan penayangan berita atau publikasi di
media massa. Subjek-subjek yang diambil untuk
photojournalism merupakan hal-hal atau kejadian yang terjadi di sekitar kita. Prinsip utama dalam
photojournalism yaitu foto yang dihasilkan merupakan kejadian sesungguhnya yang tanpa rekayasa dan tanpa memihak.
Sesuai namanya,
architectural photography menampilkan keindahan
bentuk bangunan atau gedung sebagai subjek utamanya. Sang fotografer
harus jeli memperhatikan setiap sudut dan celah bangunan agar memperoleh
komposisi yang ritmis. Selain itu
angle pemotretan juga menjadi faktor penting agar foto yang dihasilkan tidak terlihat statis.
Architectural photography, sering dipakai untuk keperluan komersial, misalnya untuk promosi hotel,
apartment, maupun
real estate.
Olahraga tak hanya mempertunjukkan kebolehan sang atlet di arena
pertandingan. Dalam olahraga, ada banyak moment dramatis dan menegangkan
yang sangat menarik untuk direkam dalam kamera. Lalu, muncullah istilah
sport photography yang berusaha mengabadikan setiap kejadian menarik di
tengah lapangan atau lintasan. Untuk menangkap subjek secara lebih
dekat, sang fotografer biasanya menggunakan kamera dengan lensa tele.
Tantangan terbesar yang dihadapi sang fotografer dalam menerapkan
still life photography yaitu
bagaimana membuat objek atau benda mati terlihat lebih hidup. Dengan
kata lain, subjek yang difoto tidak hanya menampilkan benda mati semata.
Lebih dari itu,
still life photography mampu bercerita kepada penikmat foto lewat komposisi, properti, dan pencahayaan yang bagus. Layaknya lukisan,
still life photography terlihat
abstrak namun mempunyai makna atau maksud tertentu di baliknya. Jenis
fotografi ini sering digunakan untuk keperluan komersial seperti iklan
dengan menonjolkan bentuk atau tampilan produk.
Event pernikahan merupakan moment langka yang mungkin terjadi satu kali
seumur hidup. Untuk itulah, moment tersebut menjadi sangat spesial bagi
orang-orang yang terlibat di dalamnya dan perlu diabadikan. Lalu
muncullah istilah
wedding/
prewedding photography
yang mengabadikan pengantin saat berada di pelaminan maupun
kejadian-kejadian sesudah maupun setelahnya. Dalam ruang lingkup yang
lebih luas,
wedding photography bisa dikategorikan sebagai
event photography. Contoh lain
event photography yaitu mengabadikan acara wisuda yang menjadi
moment spesial tak terlupakan bagi yang menjalaninya.
Jenis Fotografi - Commercial/Advertising Photography
Kehadiran foto yang menarik dalam sebuah iklan sangat membantu dalam menciptakan
image positif di benak audiens. Dan, peran fotografer dalam pembuatan sebuah iklan cetak sangat signifikan.
Commercial atau
advertising photography sangat luas cakupannya, dan bisa meliputi
fashion,
still life,
food maupun
architectural photography. Yang menjadi ciri khusus
commercial photography yaitu ia ditujukan untuk kepentingan komersial seperti pembuatan iklan misalnya.
Food photography lebih dari sekadar menampilkan makanan dalam
piring agar orang merasa lapar atau timbul selera untuk makan. Sang
fotografer harus mampu menciptakan komposisi yang bagus dan
memperlihatkan detail atau tekstur makanan. Untuk menampilkan tekstur
makanan secara detail, faktor pencahayaan yang bagus menjadi hal yang
mutlak diperlukan.
Wah, ternyata jenis-jenis fotografi banyak juga,
ya. Dari
sekian banyak jenis fotografi, kamu mungkin pernah mempraktikkan
beberapa di antaranya. Kalau belum, kini saatnya dipraktikkan secara
langsung agar
skill fotografi kamu semakin mumpuni. Mempraktikkan fotografi tak harus memakai kamera yang super mahal. Lewat kamera
hape pun kamu bisa menghasilkan karya fotografi yang ciamik, asal kamu mau terus latihan dan latihan. (
Prasetya DH)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar